Indonesiaku

Semoga Menjadi Ilmu Yang Barokah..AamiinSemoga Menjadi Ilmu Yang Barokah..Aamiin
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Thursday, 13 October 2016

Motivasi

🌅 _*SUGENG ENJANG poro 
SODRONER* 
*PAGI adalah sebuah berkah yg indah, awalilah semuanya dng senyuman*_😊

_• ⬆Melihαt ke atαs - memρeroleh semαngαt untuk mαju._
_• ⬇Melihαt ke bαωαh - bersyukur αtαs semuα yg ada._
_• ↔Melihαt ke sαmρing - semαngαt kebersαmααn._
_• ↩Melihαt ke belαkαng - sebαgαi ρengαlαmαn berhαrgα._
_• 🔄Melihαt ke dαlαm - introsρeksi diri kita._
_• ➡Melihαt ke deραn - untuk menjαdi lebih bαik lagi._

🎹 _*KEHIDUPAN seperti deretan tuts piano:*_

⚪ _*KEBAHAGIAN putih*_                                                                      
⚫ _*KESEDIHAN hitam*_
                                                                                
_Tetapi di tangan Allah , putih/hitam telah  dirancang menjadi alunan melodi yg *INDAH*_🎼                           

❄ _Serahkan segalanya pada Allah  semata karena Allah akan beri yg *BAIK DARI YG TERBAIK BUAT UMATNYA.*_

❄ _*Selamat menikmati hari ini dng percaya serta penuh syukur.*_

🔹 _*Delete* semua file *KEBENCIAN*_
🔹 _*Install* anti virus *EGOIS*_
🔹  _*Restart* kehidupan kita dg *CINTA*_
🔹 _*Refresh PRIBADI* kita_
🔹  _*Download KESABARAN*_
🔹 _*Upload* tingkah laku yg *BENAR*_
🔹  _*Jangan UNDANG pengalaman   BURUK*_
🔹  _*Copy Paste* semua pelajaran *BAIK*_

🔷  _*Loading* semua dng *DOA*, karena *jaringanNYA selalu ONLINE !!*_ 🙏  🍶🍵🌽🍒🌼🌹🌷  Selamat Pagi Selamat Beraktifitas yaa..🌵🎄🌲🌳🌴🌱🌿☘🍀🍁🌾

Ambillah Bagian Sekalipun Sedikit

*Ambillah Bagian Sekalipun Sedikit*

Ketika Namrud memutuskan untuk melemparkan Ibrahim ke dalam api, seekor semut mendengar kabar itu. Si semut lantas berpikir, "Apa yang harus kuperbuat? Bagaimana mungkin aku sanggup menolong khalilullah? Tak boleh bagiku untuk berdiam diri dan membiarkan itu terjadi karena Allah akan mempertanyakanku pada hari kiamat."

Si semut pun membuat bejana dari kayu kecil, lalu pergi ke danau dan memenuhi bejana yang dibuatnya itu dengan air. Ia memikul bejana air itu dengan susah payah di atas punggungnya. Langkahnya pasti menuju tempat api yang telah dinyalakan oleh Namrud. Dalam perjalanan ke sana, si semut bertemu dengan seekor gagak, lalu si gagak bertanya dengan perasaan aneh,

Gagak : "Mau ke mana kau semut?"
Semut : "Aku mau ke kota raja."
Gagak : "Apa yang kamu pikul itu sampai-sampai kau begitu payah membawanya?"
Semut : "Aku membawa bejana berisi air."
Gagak : "Untuk apa air itu?"

Semut : "Tidakkah kau mendengar bahwa Namrud laknatullah telah menyalakan api untuk membakar Khalilullah Ibrahim ‘alaihis salam?"

Gagak : "Tidak, aku belum mendengar kabar itu. Namun, aku tak mengerti hubungan itu dengan air yang kau bawa ini?"
Semut : "Aku ingin turut ambil bagian untuk memadamkan api si Namrud."
Gagak (seraya mencemooh) : "Hai semut bodoh, apakah kau merasa yakin bahwa dirimu bisa memadamkan api besar Namrud dengan sedikit air dalam bejana kecil ini?"

Semut : "Aku tahu bahwa aku takkan mampu memadamkan api besar itu karena hal itu memang berada di luar kemampuanku. Akan tetapi aku melakukan ini karena dua alasan."

Gagak : "Apa kedua alasan itu?"

Semut : "Aku memastikan (di posisi mana aku berdiri) dan mengetahui sasaranku sehingga aku tahu apa yang kutuju. Dengan demikian aku bukanlah jenis makhluk yang tak peduli sehingga rela dengan keburukan yang terjadi. Aku harus punya andil untuk memberikan pertolongan meskipun itu di luar kemampuanku."

Gagak: "Apa alasan kedua?"
Semut : "Agar aku punya alasan yang benar di depan Rabb-ku. Aku mengetahui khalilullah akan dibakar tapi aku tak melakukan apa-apa? Oleh karena itu aku bangkit memberikan bantuan sebesar kemampuanku. Aku tak mau membiasakan diri hidup tanpa kepedulian."

Gagak pun mencemooh seraya meneruskan perjalanannya sambil tertawa. Adapun si semut yang tulus, ia berjalan terus menuju api Namrud dengan hati yang dipenuhi tekad kuat dan iman.

------------------------
Beberapa Faidah Yang Terkandung Dalam Cerita.

(1) Berbuatlah (berkontribusilah) meskipun kemampuan dan kesanggupanmu lemah. Yang penting itu berbuat. Ikuti sari kandungan Al Qur'an Surat Al A'raf :164.

(2) Janganlah rela dengan hal yang buruk, bahkan senantiasalah berusaha untuk pertambahan kebaikan dan meminimalisir keburukan.

(3) Tetapkan (titik keberpihakanmu) dan arah-arah tujuanmu, jangan hidup terombang-ambing tanpa arah tujuan dan tak berbuat dengan pasti.

(4) Jangan pedulikan orang yang menghalangi semangatmu, tetaplah teguh menjalani. Tak usah kau hiraukan mereka karena mereka itu orang pengecut yang gagal dan menginginkanmu seperti mereka.

(5) Ketahuilah bahwa Allah akan mempertanyakanmu atas apa yang telah kau perbuat di dunia dan pengejawantahannya dalam kehidupanmu. Apakah kau berbuat untuk menyeru kepada-Nya.
________________ 
di share dari grup sebelah dg sedikit tambahan dan perubahan

Friday, 2 September 2016

Kata-kata Indah

Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki al Hasani :

1. Siapa saja yang memiliki kitab wiridku, berarti ia telah mendapatkan ijazah (izin untuk mengamalkannya). Ijazah itu bukan dariku, tetapi langsung dari para pengarang wirid-wirid tersebut.
2. Seharusnya seorang santri mempunyai bacaan wirid untuk menjaga dirinya dari kesesatan.
3. Seharusnya seorang santri banyak beribadah, dengan tujuan menjaganya dari perbuatan maksiat dan untuk memperkuat hafalannya.
4. Kunci segala rahasia bersumber pada bacaan shalawat kepada Rasulullah SAW.
5. Jadikanlah Shalawat kepada Rasulullah Saw. senantiasa berada diantara dirimu dan munajatmu.
6. Ketika kita memuji atau menyebut keutamaan seseorang, bukan berarti kita juga merendahkan pihak lain (yang tidak disebut).
7. Tidak meremehkan santri, kecuali orang bodoh.
8. Sikap patuh dan rendah hati yang dibarengi dengan sedikit ilmu itu lebih baik, dari pada sifat licik dan sombong yang dibarengi dengan banyaknya ilmu.
9. Aku senang kepada santri yang berani, tetapi sopan.
10. Orang alim tidak cukup dengan ilmunya saja, tetapi ia harus meiliki sifat bijaksana.
11. Orang alim tidak cukup dengn ilmunya saja, tetapi ia harus memiliki akhlak yang baik.
12. Orang alim harus memiliki dada yang lapang.
13. Orang yang memiliki cakrawala ilmu yang luas, akan sedikit protes kepada orang lain.
14. Akhlak lebih di dahulukan daripada ilmu.
15. Aku terlebih dahulu mengajarkan akhlak dan moral, sebelum aku mengajarkan ilmu dan kitab.
16. Ilmu masih bisa dicari, tetapi tidak demikian dengan khidmah (pengabdian).
17. Amar makruf dan nahi munkar harus dilakukkan dengan sikap bijak, lembut, dan bertahap.
18. Hendaknya tujuanmu adalah menyebarkan ilmu, bukan malah mengalihkan perhatian banyak orang kepada dirimu. Sebarkanlah ilmu tanpa harus memperdulikan apakah mereka menerimamu atau berpaling darimu.
19. Ilmu tidak akan berkumpul dengan sifat sombong di dalam satu dada.

Selamat memulai aktifitas di pagi hari...

Saturday, 13 August 2016

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!*

*HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!*

Θ *BUTUH* _batu kerikil_ supaya kita *BERHATI-HATI*..

Θ *BUTUH* _se mak berduri_ supaya kita *WASPADA*..

Θ *BUTUH* _Pesimpangan_ supaya kita *BIJAKSANA* dalam *MEMILIH*..

Θ *BUTUH* _Petunjuk jalan_ supaya kita punya *HARAPAN* tentang arah _masa depan_..

•• Hidup Butuh *MASALAH* supaya kita _tahu_ kita punya *KEKUATAN*..

•• *BUTUH* _Pengorbanan_ supaya kita tahu cara *BEKERJA KERAS*..

•• *BUTUH* _airmata_ supaya kita tahu *MERENDAHKAN HATI*

•• *BUTUH* _dicela_ supaya kita tahu bagaimana cara *MENGHARGAI*..

•• *BUTUH* _tertawa n senyum_ supaya kita tahu *MENGUCAPKAN SYUKUR*..

•• *BUTUH* _Orang lain_ supaya kita tahu kita *TAK SENDIRI*..

Jangan~ selesaikan *MASALAH* dgn _mengeluh, berkeluh kesah, dan marah"_,

Selesaikan saja dgn *sabar, bersyukur*, dan jangan lupa *TERSENYUM*.

Teruslah *MELANGKAH* walau mendpt *RINTANGAN*, Jangan~ _takut_..
Saat tidak ada lg *tembok* utk _bersandar_, masih ada *lantai* utk _bersujud_.

Perbuatan baik yg paling *sempurna* adalh perbuatan baik yg tidak~ _terlihat_, Namun.. Dpt dirasakan hingga jauh kedlm *relung hati*.

Jangan~ menghitung apa yg *hilang*, namun hitunglah apa yg *tersisa*.

Sekecil apapun *penghasilan* kita, pasti akan cukup bila digunakan utk _Kebutuhan_ Hidup.

Sebesar apapun *penghasilan* kita, pasti akan kurang bila digunakan utk *Gaya Hidup*.

Tidak selamanya kata-kata yg *indah* itu _benar_, juga *tidak*selamanya kata-kata yg *menyakitkan* itu _salah_. 

Hidup ini terlalu *singkat*, lepaskan mereka yg menyakitimu, *sayangi* mereka yg _peduli_ padamu. Dan *berjuanglah* utk mereka yg _berarti_ bagimu.
*Bertemanlah* dg semua org, tapi *bergaulah* dg org yg _berintegritas_ dan mempunyai _nilai hidup_ yg benar, krn pergaulan akan *mempengaruhi* cara kita hidup dan *masa depan* kita.

*Faka2016*

Wednesday, 29 June 2016

Mutiara Hikmah Nuzulul Qur'an

Mutiara Hikmah
Jelang Siang Selasa Malam Nuzulul-Qur'an
16 Romadlon 1437 H

"NASEHAT IMAM SYAFI'I...."

عَلَيْكَ بِتَقْوَى اللهِ إِنْ كُنْتَ غَافِلاً # يَأْتِيْكَ بِالْأَرْزَاقِ مِنْ حَيْثُ لاَتَدْرِيْ

"Bertakwalah kepada الله bila kamu lalai. Niscaya DIA akan memberimu rezeki dari jalan yang tidak kamu ketahui"
-------------------

فَكَيْفَ تَخَافُ الْفَقْرَ وَاللهُ رَازِقًا # فَقَدْ رَزَقَ الطَّيْرَ وَالْحُوْتَ فِى الْبَحْرِ

"Bagaimana bisa kamu takut fakir (miskin), padahal الله Maha Pemberi rezeki. Sungguh. Dia telah memberi rezeki kepada burung dan ikan di lautan luas"
-------------------

وَمَنْ ظَنَّ أَنَّ الرِّزْقَ يَأْتِيْ بِقُوَّةٍ # مَا أَكَلَ الْعُصْفُوْرُ شَيْئًا مَعَ النَّسْرِ

"Barang siapa menyangka bahwa (hanya) kekuatan yang bisa mendatangkan rezeki, tentu burung pipit tidak akan makan apa apa (karena kalah tanding) dengan burung elang (dalam mencari rezeki)"
-------------------

تَزُوْلُ عَنِ الدُّنْيَا فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِيْ # إِذَا جَنَّ عَلَيْكَ اللَّيْلُ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ

"Kamu pasti akan meninggalkan dunia. Dan sungguh kamu tidak mengetahui, apabila malam tiba, apakah kamu akan tetap hidup sampai besok pagi?"
-------------------

فَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ # وَكَمْ مِنْ سَقِيْمٍ عَاشَ حِيْنًا مِنَ الدَّهْرِ

"Berapa banyak orang sehat yang meninggal tanpa sakit. Dan berapa banyak orang sakit namun tetap hidup bertahun-tahun"
-------------------

وَكَمْ مِنْ فَتًى أَمْسَى وَأَصْبَحَ ضَاحِكًا # وَأَكْفَانُهُ فِى الْغَيْبِ تُنْسَجُ وَهْوَ لاَ يَدْرِيْ

"Berapa banyak anak muda yang hanyut dalam tawa ketika sore dan pagi. Padahal kain kafan untuknya sedang dijahit sementara dia tidak menyadarinya"
-------------------

فَمَنْ عَاشَ أَلْفًا وَأَلْفَيْنِ # فَلاَ بُدَّ مِنْ يَوْمٍ يَسِيْرُ إِلَى الْقَبْرِ

"Siapa saja yang hidup seribu atau dua ribu tahun. Suatu hari nanti ia pasti akan mendatangi kuburan"

Monggo ngejuz 16 atau 1-5 saja... pasti manfaatnya..!!!

Renungan Buat Kita Semuanya

Assalamualaikum Wr Wb 

RENUNGAN BUAT KITA SEMUA
Di Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya sehingga htidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.

Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.

Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata: “Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah”

Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu pulang ke rumah.

Pemuda tersebut akhirnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal.

‘Orang tua’ bukan barang rongsokan yang bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat tidak berdaya. Karena pada saat engkau sukses atau saat engkau dalam keadaan susah, hanya ‘orang tua’ yang mengerti kita dan batinnya akan menderita kalau kita susah. ‘Orang tua’ kita tidak pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita pernah kurang ajar kepada orang tua. Namun Bapak dan Ibu kita akan tetap mengasihi kita.

Mari kita merenungkan, apa yang telah kita berikan untuk orang tua kita, nilai berapapun itu pasti dan pasti tidak akan sebanding dengan pengorbanan ayah ibu kita.

Muliakan ia selagi masih hidup, dan doakan jika telah tiada.

Pengusaha baja/Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan. 
Ketika ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha, jawabnya singkat:
“Jadikan orang tuamu Raja, maka rezeki mu seperti Raja”. 

Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja.

Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya. 
Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu". 

Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta ke mereka, pada hal kita sudah dewasa.

Atau orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja.

Bila ini yang terjadi maka rezeki orang itu adalah rezeki pembantu, karena ia memperlakukan orang tuanya seperti pembantu. 

Walau suami/istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya.

Menurut sebuah lembaga survey yang mengambil sampel pada 700 keluarga di Jepang, anak-anak yang sukses adalah : mereka yang memperlakukan dan melayani orang tuanya seperti seorang Kaisar.

Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan kurang perduli pada orang tuanya.

Tapi juga JANGAN mendekati orang tua hanya untuk mendapatkan hartanya.

Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada di angan-angan.

Beruntunglah bagi yang masih memiliki orang tua, masih BELUM TERLAMBAT untuk berbakti. Sebelum mereka kembali keharibaan Allah.

UANG bisa dicari, ilmu bisa di gali, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua kita takkan terulang kembali.

Love u Mom & Ded

Penghayatan Keikhlasan

*Penghayatan Keikhlasan!*
_Kembalikanlah segala-galanya untuk Allah agar kelak *tidak BANGKERUT*_

مَا عِندَكُمْ يَنفَدُ ۖ وَمَا عِندَ اللَّهِ بَاقٍ ۗ ﴿النحل:٩٦﴾

_*Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal*_… QS. An Nahl (16) : 96


قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوٰنُكُمْ وَأَزْوٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوٰلٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ اللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفٰسِقِينَ ﴿التوبة:٢٤

*Katakanlah:* _"jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah *lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya,* maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik_. QS. Taubah (9) : 24

Sunday, 26 June 2016

Tentang Lailatul Qadhar


Lailatul Qadar 
Oleh: Dr. Nawal al-Ied

Ringkasan ceramah Dr. Nawal al-Ied

Lailatul Qadar
Dinamakan demikian; karena saat itu ketentuan taqdir turun dari langit ke bumi. Dan dinamakan demikian karena nisbat kepada taqdir.

🌱Ibadah pada malam itu menyamai 84 tahun.

Sebagai contoh;
Apabila anda mengucapkan, "Astghfirullah." Seolah anda beristighfar semenjak anda lahir hingga usia 84 tahun.

🌱Pada malam itu bumi menjadi sempit lantaran banyaknya jumlah malaikat. Pada malam itu malaikat turun yang jumlahnya melebihi bilangan kerikil, supaya dapat mengamini doa kita.

🌱Terdapat beberapa bentuk taqdir yang Allah Azza wa Jalla tetapkan untuk manusia;
1. Taqdir Azali
2. Taqdir tahunan
3. Taqdir harian

Anda dapat mengubah ketetapan harian maupun tahunan dengan doa.
Sebagai contoh;
Apabila Allah telah tetapkan taqdir yang buruk bagi anda tahun depan (wafatnya anak, gagal menikah, dst)
Lalu anda mulai berdoa dengan penuh keikhlasan pada malam Lailatul Qadar, dengan memohon taufik, bahagia, dan keselamatan, dst.

Niscaya Allah Azza wa Jalla memerintahkan malaikat untuk menghapus lembaran yang telah ditetapkan kesengsaraan dan mereka ganti dengan menuliskan kebahagiaan bagi anda.
"Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan milik-Nya lah lauh mahfudz."

Pada malam Lailatul Qadar malaikat melewati hamba lalu menghiburnya, karena telah ditetapkan kematian baginya. Atau melewati seorang hamba lalu menyambutnya dengan diterimanya amal dan dibebaskannya dari neraka.

1 jam pada malam Lailatul Qadar menyamai 8 tahun, 1 menit  50 hari, maka di manakah orang-orang yang memperbanyak kebaikan? 

Wahai akhawat, Rabb kita maha mulia lagi maha pengasih, Dia telah membuka pintu-pintu rahmat, langit, dan surga untuk kita. Dan Dia menyeru kita kepada-Nya, supaya kita memohon dan kembali kepada-Nya.

Janganlah kalian melewatkan kesempatan ini.

Lailatul Qadar adalah malam agung, janganlah kalian lewatkan lantaran sibuk dengan pasar, ambisi-ambisi, dan perkara-perkara melenakan yang lain.
Sebab Rasul 'Alaihish shalatu was salam apabila telah memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan sarungnya dan shalat semalam suntuk.

Kita tak tahu, ada kalanya ini adalah Ramadhan terakhir yang kita lewati.

Perbanyaklah zikir, sedekah, membaca Al Qur'an, Qiyamul lail, dan berdoa,
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pengampun, mencintai ampunan, maka ampunilah kami."

Bagaimana wanita bisa bersedekah, sedang mayoritas mereka adalah ibu rumah tangga, dan mereka juga tidak memiliki gaji untuk digunakan.
Apabila kita mendengar keutamaan sedekah, kita merasa perih dan berandai.
Seraya berkata, "Bagaimana, sedang aku tak memiliki uang?"
Kendati demikian, kita segenap wanita diperintahkan untuk bersedekah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Wahai segenap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka."
Dan itu menambah khawatir dan rasa takut pada diri kita? Dan solusinya? 
Sebenarnya mudah, sesungguhnya karunia dan kemurahan Allah Ta'ala begitu luas dan tiada henti.
Sebab Dia menjadikan sedekah bukan hanya sebatas harta. Namun, setiap pintu kebaikan adalah sedekah. 
Berikut contoh-contohnya; 
Sedekah itu beraneka ragam;
# Setiap tahlil dan takbir adalah sedekah
# Setiap tasbih dan tahmid adalah sedekah
# Amar ma'ruf nahi munkarmu adalah sedekah
# Bukalah sms mu setiap hari, bersedekah dan kirimlah ucapan baik kepada setiap yang engkau kenal, dan setiap kalimat baik adalah sedekah.
# Senyummu di wajah suami, anak-anakmu, dan kaum muslimat adalah sedekah.
# 2 rakaat dhuha menyamai 360 sedekah
# Tahanlah dirimu untuk berbuat buruk, itu adalah sedekah
# Singkirkanlah gangguan dari jalan
# Ucapkanlah salam kepada siapa yang kau temui
# Berilah makan pembantumu, sebagaimana kamu makan, dan itu adalah sedekah.
# Berilah makan burung atau binatang, atau manusia, dan itu sedekah bagimu. 
# Muliakanlah tamu melebihi 3 hari, dan itu sedekah.
# Berusahalah menolong dan membantu baik materi maupun non materi, dan itu sedekah bagimu.
# Tuntutlah ilmu, ajarkan, dan sebarkanlah, itu sedekah bagimu. Baik dengan mendengar, membaca, atau menulis, sesuai kemampuanmu.
# Seteguk air yang kau berikan untuk orang haus adalah sedekah.
Milik Allah lah segala puji dan karunia.

Kaidah penting: Ikhlas dan mengharap pahala. 
Karib kerabat lebih utama untuk mendapat kebaikan kita (dua orang tuamu, suami, dan anak-anakmu). Mereka yang paling utama, lalu yang terdekat, kemudian terdekat.

Dan saya mengingatkan bahwa sedekah menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api.
Sebarkanlah ilmu ini, supaya menjadi sedekah untukmu, dengan izin Allah.

Bersiaplah sejak sekarang, kuatkanlah tekad, dan sudahilah kesibukan, belanja, dan setiap apa yang menyibukkan dari malam-malam itu sejak sekarang juga. Jangan lewatkan kesempatan itu, dan itu adalah keburuntungan.

Yang memiliki grup-grup WA hendaknya dikirim, supaya pahala berlipat ganda insya Allah. Kesempatan emas.

Semoga Allah memberi kalian taufik untuk mengamalkan setiap apa yang dicintai dan diridhai-Nya.

Diterjemahkan oleh:
Al Faqir ilaa 'afwi Robbih

21 Ramadhan 1437 H

Friday, 24 June 2016

UMAR DAN SAHABAT LANGSUNG MENANGIS & TERDIAM


*Umar dan sahabat langsung menangis & terdiam*

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ  

"Kisah ini adalah salah satu jawaban dari pertanyaan mengapa Islam tetap bisa  bertahan sampai sekarang. 

Ada satu masa dimana pertanyaan lain juga mampir dipikirkan saya; _"Adakah kilatan pedang dan tetesan darah yang membuat Islam menyebar jauh ke penjuru dunia, ataukah akhlak sang penyampai risalahnya yang membuatnya kita jatuh hati._

Isya' pada malam itu berbaris rapi di belakang Nabi Muhammad SAW para sahabat, masuk diantaranya adalah Umar Bin Khattab. 

Tapi ada yang tak biasa pada shalat jama'ah waktu itu itu, terdengar suara gesekan tulang-tulang sendi, hingga terdengar suara-suara yang memilukan; _"krek, krek , krek"_  saat  ruku' dan sujud dari arah depan, arah imam, arah baginda Nabi Muhammad SAW. 

Selesai shalat para sahabat saling pandang, dari tatapan matanya seolah mereka punya firasat yang sama; Nabi sedang sakit. Maka, selesai shalat itu mereka bergerombol mengelilingi Nabi. Umar waktu itu memberanikan diri bertanya pada beliau; _"wahai Nabi, apakah engkau sedang sakit?"_

_"Tidak"_,   jawab Nabi. 

Sekali lagi Umar bertanya; _"Wahai Nabi apakah engkau sedang sakit?"_

_"Tidak"_,   tukas Nabi.

_"Tapi wahai Rasulullah_, Umar melanjutkan, _"saat shalat tadi kami mendengar ada bunyi sendi yang saling bergesekan dari badanmu."_

_"Tidak, aku tidak sedang sakit"_,   Nabi meyakinkan. 

Para sahabat dan termasuk juga  Umar tak henti-hentinya memastikan Nabi dalam keadaan sehat dengan bertanya keadaan beliau, namun jawaban yang keluar dari Nabi tetaplah sama; tidak, beliau tidak sakit. 

Para sahabat tak putus asa, mereka terus bertanya pada Nabi apakah beliau sedang sakit atau tidak, karena telinga mereka telah menjadi saksi atas suara gemeratak tulang  ketika Nabi menggerakkan badan saat shalat tadi. Mereka khawatir sekali terjadi sesuatu pada Nabi, pada Rasulullah, yang sangat mereka cintai. 

Terdesak oleh pertanyaan sahabat yang tak berkesudahan itu, akhirnya dalam keadaan yang sangat terpaksa Nabi mau "mengaku" dengan membuka bajunya. 

Perlahan Nabi membuka kain yang membalut perutnya. Dan para sahabat melihat ada batu-batu kecil dalam kain itu. Umar yang terkejut pun pun sontak bertanya:

_"Wahai Nabi, untuk apakah engkau membalut perutmu dengan batu?"_

_"Aku lapar, dan aku tak memiliki apa-apa untuk dimakan..."_

Dengan suara parau dan bergetar karena sedih Umar berkata: 

_"Wahai Rasulullah, sehina itukah engkau memandang kami? Apakah engkau mengira jika engkau berkata lapar, kami tidak akan memberikan makanan yang paling lezat.?"_ 

_"Wahai Rasulullah"_, Umar kembali merendahkan suaranya, _"kami semua wahai kekasih Allah, sahabatmu ini, hidup dalam kemakmuran."_

_"Tidak Umar"_, Nabi menjawab pertanyaan Umar yang beruntun ITU,  _"karena aku tahu bahwa kalian tidak hanya akan memberikan makanan lezat padaku, tapi juga *harta* bahkan juga *nyawa* kalian untukku sebagai rasa cinta. Tapi Umar, bagaimana nantinya aku akan menghadap Tuhan dan caraku untuk menyembunyikan malu, jika sebagai pemimpin aku hanya menjadi beban pada orang yang aku pimpin..??"_

Mendengar jawaban nabi tersebut Umar dan sahabat langsung terdiam dan menangis. 😭😭😭

Segala macam kecintaan yang diberikan pada junjungan Nabi Muhammad SAW  memang sudah pada tempatnya. Sudah selayaknya, sudah seharusnya. Dan itulah mengapa risalah yang beliau bawa bisa sampai pada kita hingga dengan saat ini. 
Karena Akhlaknya yang mulia... 

Dengan segala kekuatan dan kehebatan yang dimilikinya sebagai seorang kepala negara, panglima tertinggi, pemegang otoritas agama, Nabi Muhammad hanya cukup berucap satu kata untuk memenuhi perutnya dengan berbagai makanan lezat. Dan apa yang diinginkan pasti akan tersedia. Namun tidak, Beliau  tidak melakukan Itu.  Beliau sedang mengajarkan pada kita cara untuk *berpuasa, imsak, menahan "nafsu" diri*.  

Nabi yang agung itu mengajarkan cara menahan diri untuk tidak mengambil barang sedikitpun dari kekuasaan yang dimilikinya hanya untuk kepentingan dirinya sendiri. 

Nabi mengajarkan tentang bagaimana berpuasa yang indah, yaitu menahan diri untuk tidak memanfaatkan apa yang menjadi amanahnya hanya untuk kelangsungan hidupnya. 


Shalawat dan Salam semoga Allah curahkan bagimu wahai Kekasih Allah. Kami telah sampai di bulan Ramadhan ini untuk kesekian kalinya, namun wahai Rasulullah, kami masih juga tertatih-tatih untuk bisa mencintai dengan sungguh-sungguh dengan meneladani akhlakmu.

Yaa Allah Yaa Rahmaan, karuniakan kepada kami pemimpin2 seperti Rasulullah & para sahabat2nya. Aamiin Yaa Rabb



#Allohumma sholli 'alaa Nabiyyinaa Muhammad

#keep on sholawat
#keep on dzikir

Monday, 20 June 2016

PERJALANAN UMUR

*PERJALANAN UMUR*

*Ketika umur kita dibawah 10 tahun,* kita merasa bahwa bermain merupakan suatu yang sangat penting. 

Sebab itu, kita suka bermain..pagi, sore, siang, malam, bermain terus.

*Ketika umur kita belasan tahun,* kita merasakan kebebasan itu lebih penting. 

Sebab itu, kita ingin menyuarakan pendapat sendiri. 

Ingin suara didengar. 
Kita mungkin banyak memberontak dan sedikit keras kepala. 

Kita mulai bandel dan ga suka dengar nasihat.

*Beranjak ke umur 20-an,* kita merasakan pendidikan dan kerja begitu penting. 

Sebab itu, kita belajar sungguh-sungguh untuk memperoleh kerja yang sesuai. 

Kadang-kadang kita menyesal, kenapa dulu tidak belajar sungguh-sungguh, biar dapat pekerjaan yang baik seperti kawan-kawan yang lain. 

Alangkah ruginya kita telah berleha-leha sebelum ini.

*Meningkat ke umur 30-an,* kita semakin sadar bahwa keuangan itu sangat penting. 

Sebab itu, masa inilah kita membina hidup. 
Membina keluarga. 
Ingin membeli kendaraan,  rumah, tanah, aset, melancong dan sebagainya.

*Namun akhirnya, kita pun memasuki fase 40-an.* 

Perkara yang paling penting dalam hidup ialah *kesehatan.*

Kekayaan dan lain-lain tidak berarti dengan kesehatan yang tidak memuaskan. 

Pada masa ini darah tinggi, diabetes, asam urat, kolesterol, jantung koroner  dan lain-lain sedang melamar kita. 

Masa inilah kita bisa menyesal karena sudah terlalu sering makan yang enak2 dan sibuk kerja sehingga lupa untuk bersenam dan menjaga kesehatan.

*Memasuki era 50-an,* tatkala kita sudah memiliki semua impian, akhirnya kita sadar bahwa perkara yang lebih penting dalam hidup ialah *kasih sayang.*

Kita sedikit kesunyian tatkala anak-anak sudah berumah tangga dan tinggal di tempat lain. 

Anak-anak yang sibuk dengan kerjanya masing-masing menjadikan kita rindu saat-saat indah bersama mereka dahulu. 

Rumah besar, mobil besar seakan-akan tidak lagi berarti.

*Kehidupan terus berjalan.*

*Tatkala memasuki usia 60-an,* kitapun semakin sadar bahwa hanya amal ibadahlah bekal yang akan dibawa ke alam sana. 

Segala kemewahan dan kebendaan tidak lagi bermakna. 

Kubur bakal menjemput kapan saja. 

Mujurlah kita sempat sadar dan Allah SWT masih membuka pintu taubat yang kita mohonkan. 

*Masih tersisa waktu untuk menambah bekal*

*Rasulullah SAW bersabda:*
*"Cari kesempatan yang lima,  sebelum datang lima lainnya".*
1. Masa mudamu sebelum datang masa tua

2. Masa sehatmu sebelum datang masa sakit

3. Masa kayamu sebelum datang masa miskin

4. Masa luangmu sebelum datang masa sibuk, dan

5. Masa hidupmu sebelum datang kematian.” (HR. Al Hakim) 

*Mari siapkan bekal, hidup ini hanya sementara.*

Selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan.. 🙏😊

SEPATU ORANG LAIN

*SEPATU ORANG LAIN*

Ketika kita hanya mampu membeli tas tangan seharga Rp 500 ribu sementara kawan kita membeli tas tangan seharga Rp 5 juta,  kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita. 
Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga Rp 40 juta yang sanggup ia beli.

Ketika kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami,sementara kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi. 
Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya. 

Ketika kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga,sementara kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak. 
Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada ALLAH untuk penjagaan anak-anaknya. 

Ketika kita hanya mampu mengatur uang belanja Rp 1 juta sebulan,sementara kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai Rp 10 juta , kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak. 
Ternyata mereka sedekah lebih banyak dari uang belanjanya. 
Ternyata mereka tak pernah lupa membayar zakat.

Siapa yang rugi? 
Kita... 
Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah berburuk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.

Saudaraku... 

● Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita.
● Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita.
● Jangan menggunakan kacamata kita utk menilai orang lain, penampilan luar belum tentu mencerminkan sifat aslinya.
● Jangan sibuk mengurusi urusan orang lain, apalagi ketika kita tidak tahu apa-apa tentang hal tsb.

Mungkin itulah kenapa sepatu kaca Cinderella _only fits for her_. 

*_Every life we're living only has one size for each of us._*

Sibuklah memperbaiki diri sendiri, bukan menilai orang lain. Karena hanya dengan diri sendiri menjadi lebih baik lah maka orang-orang di sekitar kita akan menerima dampak positifnya, dan dunia pun akan menjadi lebih baik... 

Selamat menggapai rahmat Allah di bulan Ramadhan ini, saudari tercinta... 🙏🙏💋
😊❤💕

Saturday, 11 June 2016

Syafa'at (pembelaan) Al-Quran di Alam Kubur

_*Syafa'at (pembelaan) Al-Quran di Alam Kubur.*_

- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda: 
*_“Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an._* 
_Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.”_ _(Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)_. 

*_Bazzar meriwayatkan dalam kitab_* _La’aali Masnunah_ _*bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.*_

*_Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.*_

*_Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”_*

_Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan._ 

_Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”_

*_Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan  permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la._* (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

*Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.*

_Allah…terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya._

*_Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT. Aamiin.._* 

Oleh: Prof. DR. Ahmad Sathori Ismail.🌷🌷🌷👏👏👏👳🏻👳🏻👳🏻

Thursday, 9 June 2016

Ulat vs Ular

BERPUASALAH SEPERTI ULAT, JANGAN SEPERTI PUASANYA ULAR
Kewajiban puasa sesungguhnya tidak hanya diwajibkan kepada manusia saja. Beberapa jenis makhluk hidup melakukan puasa sebelum mendapatkan kualitas dan kelangsungan hidupnya. Banyak contoh, misalnya puasanya induk ayam yang mengeram sehingga mengubah telur menjadi makhluk baru yang berbeda bentuk yang disebut anak ayam.
Di antara sekian banyak puasa hewan yang dapat kita ambil pelajaran agar puasa kita mencapai derajat takwa, ialah puasanya ULAR dan puasanya ULAT.

A. PUASA ULAR
Agar ular mampu menjaga kelangsungan hidupnya, salah satu yang harus dilakukan adalah harus mengganti kulitnya secara berkala.
Tidak serta merta ular bisa menanggalkan kulit lama. Ia harus BERPUASA tanpa makan dalam kurun waktu tertentu. Setelah PUASANYA TUNAI, kulit luar terlepas dan muncullah kulit baru.

Hikmahnya:
1. WAJAH ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.
2. NAMA ular sebelum dan sesudah puasa tetap sama yakni ULAR.
3. MAKANAN ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.
4. CARA BERGERAK sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.
5. TABIAT dan SIFAT sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.

B. PUASA ULAT
Ulat termasuk hewan paling rakus. Karena hampir sepanjang waktunya dihabiskan untuk makan. Tapi begitu sudah bosan makan, ia lakukan perubahan dengan cara berpuasa. Puasa yang benar-benar dipersiapkan untuk mengubah kualitas hidupnya. Karenanya ia asingkan diri, badannya dibungkus rapat dan tertutup dalam kokon sehingga tak mungkin lagi melampiaskan hawa nafsu makannya.
Setelah berminggu-minggu puasa, maka keluarlah dari kokon seekor makhluk baru yang sangat indah bernama KUPU-KUPU.

Hikmahnya:
1. WAJAH ulat sesudah puasa berubah INDAH MEMPESONA
2. NAMA ulat sesudah puasa berubah menjadi KUPU-KUPU
3. MAKANAN ulat sesudah puasa berubah MENGISAP MADU
4. CARA BERGERAK ketika masih jadi ulat menjalar, setelah puasa berubah TERBANG di awang-awang.
5. TABIAT dan SIFAT berubah total. Ketika masih jadi ulat menjadi perusak alam pemakan daun. Begitu menjadi kupu-kupu menghidupkan dan membantu kelangsungan kehidupan tumbuhan dengan cara membantu PENYERBUKAN BUNGA.

*kesimpulan*:
Semoga ibadah puasa kita mampu menghijrahkan diri kita agar semakin takwa dan mampu *khairunnas anfauhum linnas* (sebaik-baik manusia ialah yang dapat memberikan manfaat bagi manusia lainnya).
Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga tunai sebulan suntuk. 
Aamiin YRA.

Wednesday, 8 June 2016

Bersyukur

*Assalamualaikum wr wb...dalam rangka mensyukuri nikmat Allah....monggo kt lakukan pemeliharaan diri yang seksama....

Copas dari Dokter Specialis Mata.* 
🚫 *Wajib di baca.*
👁 *SAFE YOUR EYES* 👁

👁 *Perhatian bagi yg suka membaca ditempat gelap.* *Menggunakan PONSEL* 
*Dalam Kegelapan Akan Menyesal seumur hidup!*

*Setelah mendapat Penyakit MAKULA, itu berarti sudah menderita Kanker Mata, ....*
*Hanya menunggu BUTA, karena obat modern tidak bisa mengobatinya,....*
*Apalagi menyembuhkan.*

👁 *Baru-baru ini, semakin banyak pasien berumur 30~40 tahun berobat ke dokter mata, karena sebelum tidur dan setelah lampu dimatikan, masih juga menggunakan Ponsel.*

👁 *Profesor Li Li, Direktur Rumah Sakit of Ophthalmology mengatakan* : *"Sinar menyilaukan yang kuat dari Ponsel, bila langsung menyinari mata lebih dari 30 menit, akan menyebabkan Penyakit Mata Degenerasi Makula, ini akan menyebabkan kerusakan yang cepat dari pandangan mata*

*Khususnya penyakit MAKULA yang tak dapat disembuhkan. Setelah lampu mati layar Ponsel terlihat sangat terang dalam kegelapan,* 
*Melihat dari jarak dekat, energi tinggi menyinari mata langsung, akan merusak Makula Mata.*

👁 *Profesor Li Li mengatakan bahwa gejala Degenerasi Makula kebanyakan adalah Orangtua, Namun baru~baru ini ada kecenderungan Penderita adalah Pasien yang lebih muda.*
*Di antaranya peningkatan Pasien pada usia 20~40 tahun bertambah 3 kali lipat, sebagian besar adalah pengguna berat PONSEL PINTAR / IPAD.*

*Setelah lampu dimatikan, apakah itu PONSEL atau IPAD.* *Tidak hanya DEGENARASI MAKULA, pada awal akan muncul gejala dini Mata Kering, yang lebih serius adalah Katarak muncul duluan,* 
*Bahkan Kehilangan Penglihatan dan menjadi BUTA.*
*Gejala awal penyakit, harus diobati dengan Laser atau Suntikan Steroid, baru memiliki kesempatan untuk sembuh.*

*Terima Kasih*
*Semoga Bermanfaat !*

*Hati hati dgn *Mata Anda*
*karena*:
*"Mata adalah Jendela Dunia"*👁

*_Please forward to help your friends_

👁👁👁👁👁👁👁👁

Dahsyatnya Doa Seorang Ibu

Dahsatnya do'a seorang Ibu....(Renungan Pengantar Tidur)............ Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di  Kuwait pernah menulis di Twitter  tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu  telah mengubah jalan hidup banyak orang........
Isi twitternya sebagai berikut:

" Aku menyumpahmu demi Allah wahai setiap Ibu , agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabariNya bahwa engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya , dan aku menyumpahmu demi Allah agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu. Dan aku memintamu wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing. Begini doanya: 
اللهم إني أُشهدك أني راضية عن إبني/إبنتي (.....) تمام الرضا وكمال الرضا ومنتهي الرضا
 فاللهم انزل رضوانك عليهم برضائي عنهم                                                                       
" Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"
(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (....) dengan ridho paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka).

Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut tiba-tiba aku dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total, dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun.
Maka berceritalah si Ibu itu:
Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah sholat dan bahkan jarang mandi , dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu aku berkata : mungkinkah omongan ini benar? tampaknya masuk akal?? dan seterusnya.... dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba anjuranmu walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu.

Lalu setelah seminggu mulai berubah nada suara putraku kepadaku, dan pertamakali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian, dan didalam diriku ada sedikit syak? Dan kemudian kudapati putraku mandi , padahal aku tak menyuruhnya.......

Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu, ia membukakan pintu untukku dan menyapaku "Apa kabar ibu?" dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu. Aku gembira tak terkita walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya samasekali.....

4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : "Bu, aku disamping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku….”
Maka akupun tak mampu menahan tangisku , bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat bias mulai sholat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar??

Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai sholat? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku didekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk sholat……………….”
Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat , dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku. 

Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian…..
Ibu adalah harta karun yang kita sia-siakan. 

Betapa tidak? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya. Padahal justru Doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat.

Jangan pernah bilang : "Ah anakku masih kecil , ngapain didoakan? Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, disaat mereka lebih butuh akan doa-doamu , padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi ?

Jadi doakan mereka mulai sekarang , dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka. Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau , dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau dan Allah tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur.........

Puasanya GUSDUR

Bedanya Puasa Gus Dur dengan Puasa Kita
6 Juni 2016 • Oleh Fiqh Menjawab
BagikanMengirimkan tweet+ 1Email
fiqhmenjawab.net ~ Salah satu ilmu agama yang nyaris tidak pernah disinggung para ustadz di TV dan sinetron spesial ramadhan, entah karena memang tidak tahu atau apa, ialah… Ibadah yang bersifat sosial jauh lebih utama daripada ibadah yang bersifat individu…
Makanya saya sering bilang kalau sholat tarawih, one day one juz, dan semacamnya, yang bersifat ibadah individual, itu biasa saja. Tidak istimewa.
Istimewa adalah… Ketika kamu bisa rajin ibadah yang bersifat individu setelah melakukan ibadah yang bersifat sosial. Keliru adalah… Ketika kamu sangat rajin ibadah yang bersifat individu tapi mengabaikan ibadah yang bersifat sosial. Inilah kenapa barokah untuk bangsa Indonesia tidak pernah turun dari langit. Selalu tertahan.
Hasilnya ya cuma seperti ini. Bangsa yang mayoritasnya adalah umat Islam, tapi korupsi sudah merata di semua lini, dan kesenjangan sosial ada dimana-mana. Seperti tidak ada agama Islam di Indonesia.
Sebab apa? Barokah untuk bangsa Indonesia selalu tertahan di antara langit dan bumi.
Jumlah orang yang rajin ibadah di Indonesia itu banyak sekali, tapi sedikit sekali yang dapat ridha Allah. Sebab apa? Sebab ibadah yang sangat-sangat banyak itu masih mengandung unsur keegoisan diri.
“Pokoknya aku masuk surga, istriku berjilbab, aku berbuka puasa pakai kurma madinah yang mahal, aku bisa one day one juz, aku, aku, dan aku… Pokoknya serba aku!”
Istimewa adalah… Ketika kamu bisa rajin ibadah yang bersifat individu setelah melakukan ibadah yang bersifat sosial. Saya tidak anti sholat tarawih dan one day one juz lho. Saya cuma mengingatkan bahwa; keliru adalah… Ketika kamu sangat rajin ibadah yang bersifat individu tap mengabaikan ibadah yang bersifat sosial.
Saya tidak anti melihat orang beribadah yang bersifat individu. Saya malah salut. Saya hanya ingin umat Islam di Indonesia mau belajar dari orang-orang sholeh, semisal almarhum Gus Dur, tentang caranya beribadah. Agar tidak keliru-keliru, agar bangsa ini boleh ditaburi barokahNya, dan agar negara ini segera diselamatkanNya.
Gus Dur adalah seorang penghapal Al-Qur’an dan seseorang yang rajin membaca Al-Qur’an. Bedanya beliau dengan kita-kita ini adalah… Beliau sanggup sehari membaca lima juz Qur’an, dengan ingatan, dan tidak merasa bangga. Sedangkan kita sebaliknya. Hanya maksimal satu juz Qur’an, dengan membaca, dan merasa luar biasa bangga.
GUS DUR DALAM SEJAM 5 JUZ AL-QUR’AN DENGAN HAFALAN
Dan, almarhum terkadang melakukannya di dalam mobil, setelah melayani hajat banyak orang-orang yang teraniaya…
Tidak seperti kita, yang mengkhususkan diri masuk kamar, membaca Al-Qur’an dengan target pahala, justru di jam-jam produktif untuk menolong orang lain, lalu istirahat kalau capek. Tidur. Menunggu adzan maghrib. Lalu berbuka puasa. Lalu semakin merasa “jadi orang sholeh” ketika mampu berangkat sholat tarawih.
Sebab Gus Dur adalah… “Pokoknya kalian, kalian, dan kalian, kalau aku gampanglah… Gitu aja kok repot!”
Maka, wajar bila beliau sanggup berpikir waras, tidak keliru dalam beribadah; baru mau beibadah yang bersifat individu setelah melakukan ibadah yang bersifat sosial.

PAHALA SHALAT TARAWIH


*KEUTAMAAN SHALAT TARAWIH DARI HARI PERTAMA SAMPAI HARI KE-30*
_SEBARKAN! SEMOGA MENJADI TAMBAHAN AMAL KEBAIKAN UNTUK KITA_
Dari Sayyidina Ali bin Abi Tholib  bahwa dia berkata : Nabi Muhammad SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Romadhon, kemudian Beliau bersabda :
  1. Malam Pertama ,Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa As. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia di doakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru. Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan sholihin (orang-orang yang sholeh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hambaKu.


Akhirnya, semoga amal ibadah kita diterima dan kita mendapatkan pangkat dan derajat dari Allah sebagai seorang yang bertaqwa.
*(Sumber Hadist dari Kitab Durrotun Nasihin Bab Keistimewaan Bulan Romadhon karya Syaikh Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir Al-khaubawiyiyi)*